Vaksin Sinovac Tahap ke II Sasar Pedagang dan Tukang Ojek
(Pemkot
Bontang mempersiapkan vaksinasi tahap kedua)
BONTANG, Pemerintah Kota Bontang,
mempersiapkan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang bakal dilaksanakan awal Maret
2021 mendatang. Rencananya vaksinasi itu ditujukan untuk para pedagang dan
tukang ojek.
Jubir Satgas Covid-19 Adi Permana mengatakan,
tak hanya petugas pelayanan publik, pedagang, dan tukang ojek saja. Prioritas
vaksinasi juga akan menyasar warga berusia 60 tahun ke atas atau lanjut usia
(lansia).
"Jadi kita mendahulukan lansia dulu,
habis itu baru pelayanan publik, ujar Adi saat ditemui di Kantor PSC
Bontang,baru baru ini.
Disinggung soal jumlah, Adi menyebutkan belum
mengetahui berapa sasaran vaksinasi yang akan diterima, lantaran sasaran
vaksinasi dialokasikan langsung oleh Provinsi Kaltim.
"Belum tahu untuk Bontang berapa
sasarannya, karena dari provinsi yang membagi ke 10 kabupaten/kota. Kalau untuk
Kaltim itu sasarannya sekitar 500 ribu vaksin. Itu baru sasarannya, kalau
dapatnya pasti tidak sampai segitu dapatnya nanti," ungkapnya.
Adapun data penerima vaksin di Bontang,
dijelaskan Adi, langsung dari tim pemerintah pusat.
“Data penerima vaksin itu sekarang sistemnya
top down. Langsung dari pusat. Jadi, nama, NIK, alamat dan nomor telepon
dikirim dari pusat. Ini nama-nama orangnya, misalnya 10 ribu. Ya, itu yang akan
mendapatkan vaksin,” bebernya
Awalnya pendataan penerima vaksin dilakukan
secara manual, namun data yang dikirim ke pemerintah pusat ternyata tidak
terpakai. Dari data PSC Kota Bontang sendiri sudah terdata sekira 13 ribu orang.
Ditambahkan teknis pelaksanaan vaksinasi
nantinya akan disesuaikan dengan keadaan dilapangan, mengingat masih banyak
masyarakat yang enggan untuk divaksin.
“Kita menyesuaikan dulu, karena belum tentu
semua nama yang mendapatkan vaksin itu hadir. kalau tidak hadir ya akan kami
datangi, teknisnya akan kita modifikasi," tutupnya.(wan/poskotakaltimnews.com)